Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2018

Kuwalaya (Bagian 12)

Gambar
Indra menyarungkan pedangnya, sementara Felisa menatap Ruci dengan horor. Keduanya sama-sama menghampiri kancil itu dengan ragu, keduanya juga sama-sama diam ketika tubuh Ruci sudah tepat di depan mereka. Indra yang pertama kali bereaksi, ia mencabut jarum dari rubuh Ruci dan melemparnya jauh-jauh. Kemudian ia mendesah. "Apa-apa dia mati?" Felisa bertanya hati-hati. Ia sendiri sama sekali tidak suka ide itu. Indra menggeleng, "Tidak semudah itu membunuh Pargata, kurasa" katanya "Dia pingsan" Felisa menghela nafas lega, tapi kemudian wajahnya mengeras kembali. "Tunggu, apa kau tadi berniat membunuhnya?" "Hah?" "Apa kau tadi berniat membuatku membunuhnya?" "Nona, aku tidak mengerti ucapanmu" Indra benar-benar dipenuhi kebingungan. Baginya, pertanyaan Felisa barusan itu tidak lebih aneh dari mana yang lebih dulu antara ayam dan telur. "Kau mendengarku," suara Felisa sama sekali tidak terdengar ramah "Kau, tadi,…

Refleksi 2017

Gambar
Lets write this while I'm feeling happy.
Aku juga gak tau kenapa aku ngerasa bahagia. Mungkin karena aku berhasil menjalani beberapa resolusi tahun baruku? Atau karena ayam goreng hari ini banyak kremesnya? Atau karena aku baca lumayan banyak halaman hari ini? Entahlah, yang penting aku ngerasa bahagia.
2017 sudah berlalu ya? Aku kira keadaan tak akan jadi lebih buruk lagi setelah 2016 dan aku salah besar.
Aku mengalami banyak sekali penurunan tahun ini. Pertama, jumlah buku yang kubaca, ini mengecewakan sekali, bikin aku putus asa aja hahaha. Kedua, aku bahkan gak bisa beralasan kalau hal itu karena aku disibukkan dengan kegiatan akhir sekolah juga karena kuliah. Karena tebak, aku gak lolos snmptn maupun ptn impian.
Nilai kuliahku bikin aku stress, padahal cuma satu aja yang mengerikan angkanya, tetep aja bikin mood berantakan selama beberapa minggu.
Dibeberapa saat di 2017, mood ancur ini bikin aku mengambil keputusan yang bikin aku ngakak sendiri. Kayak waktu perpisahan, di ten…