Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2016

Revenge (Our Problem #03) - Part 13

Bau alkohol dan keringat menguar dari tempat itu, tapi tak satupun dari mereka yang nampak risih. Mungkin indra penciuman mereka terganggu akibat suara musik yang berdentum-dentum atau permainan cahaya yang membutakan. Entahlah. Bukannya hal itu penting juga. Hal seperti itu kan wajar saja di tempat seperti ini, wanita-wanita bodoh mabuk dengan pakaian minim serta pria-pria kaya buruk rupa sama-sama tak memedulikannya. Orang-orang yang lelah dengan dunia tidak peduli lagi dengan apa yang dikatakan akal sehatnya, kesenangan semu yang sesaat lebih terdengar menjanjikan daripada memecahkan masalah, dan itulah kenapa tempat ini tidak pernah sepi.
Bisa dikatakan, Gilang hafal betul tempat jenis apa yang ia datangi ini. Walau bukan kebiasaannya datang dengan mata tertutup, tangan terikat dibelakang, badan memar-memar, serta moncong senjata api di pelipisnya. Bukan cara yang menyenangkan untuk menghadiri pesta.
Dan ketika penutup matanya dibuka, ia tidak terkejut melihat apa yang ada dihada…

Hulk Ajaib

Maaf. Saya gak tau judul yang lebih relateble daripada judul extra click-bait ini. Habis kalau saya buat judul mini reuni The Charming kayaknya bosen banget. Apa? Kamu gak tau siapa The Charming? Well, we are weirdos, Nah, alasan yang lebih kuat untuk pergi kan? Meh, terus kenapa kamu tulis ini kalau gak pengen di baca orang? Karena, sekarang jam 8:43 hari Sabtu tanggal 18 Juni 2016, kurang dari dua belas jam sebelum deadline, dan yang sudah saya tuliskan untuk pos ini adalah spam. Sementara saya tidak ingin melupakan hari-hari ketika saya merasa senang. Dunia tak pernah punya kewajiban untuk membaca ini, tapi saya punya hasrat keabadian. *hoeek*
Abaikan.
Setelah menunggu selama ±tiga jam di sekolah dengan membahas hal-hal gak penting yang sekarang saya udah lupa dengan Hania. Kami akhirnya berangkat ke Ciawi untuk bertemu Intan.
Hari itu (Rabu, 15 Juni 2016) kami berniat nonton film Now You See Me 2. Tidak, kami tidak mengikuti tren untuk melihat aksi Valak dalam The Conjuring 2. Bahkan…

Revenge (Our Problem, #3) - Bagian 12

“Kita bertemu di ruang rawat Faiza, oke?”
Alya mengangguk.
Setelah mengucapkan salam perpisahan, Fauzi meninggalkannya sambil menggiring sepedanya. Alya tadinya juga mau pergi, jemputannya terlambat lagi hari ini—pasti karena besok libur, jalanan macet—, jadi mungkin dia akan menunggu di perpustakaan.
“Eh?”
Sahutan bingung dari Fauzi membuatnya kembali berbalik, dan ikut melihat apa yang di lihat Fauzi. Sebuah mobil memasuki lapangan sekolah dari gerbang. Jendela samping pengemudinya terbuka, menunjukkan dengan jelas siapa yang mengendarainya. Lagipula, orang itu memang mencolok.
“Itu, Dokter Kamil, kan?” Alya tiba-tiba mengerti.
“Hei!” Dokter Kamil melambaikan tangan ke arah mereka. Lalu membuat isyarat agar mereka menghampirinya.
Alya ragu, tapi kemudian memutuskan mengikuti Fauzi yang sambil menggirng sepeda menghampiri dokter itu.
“Kalian baru pulang? Aku tepat waktu kalau begitu”
“Ada apa?” tanya Alya tanpa basa-basi
“Kalian bisa naik? Aku akan jelaskan sambil jalan”
Fauzi dan A…

Random (6)

Gambar
Tadinya saya mau buat semacam postingan evaluasi selama satu tahun terakhir—mengingat ini menjelang tahun baru bagi pelajar—, tapi ternyata banyak banget yang pengen saya sampaikan dan saya jadi bingung sendiri harus mulai dari mana dan kayaknya satu sama lain gak berhubungan dan ini dia.
STARLIGHT – DYA RAGIL Akhirnya baca teenlit lagiSaya nemu soal novel ini dari salah satu blogtour anggota BBI, dan kata-kata ‘persiapan olimpiade astronomi’ langsung menarik minat saya. Orang sentimental kayak saya emang gampang di pengaruhin kayaknya, cukup sesuatu yang berhubungan dengan diri saya sendiri—dalam hal ini fakta bahwa saya mengikuti OSK tahun ini—dan I’ll be your slave, sigh. Begitu tau kalau buku ini bercerita tentang peserta olimpiade, saya langsung pengen beli, kemudian saya menambahkan alasan lain untuk memaksa diri buat beli novel ini. Kovernya bagus banget, dan sepertinya romance-nya gak terlalu kental.
Saya terakhir kali baca teenlit beberapa tahun lalu, waktu SMP kayaknya, da…