Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2014

Bahaya

Gambar
Baru beberapa bulan aku bekerja di perusahaan ini, sebelumnya aku menganggur dan menggantungkan hidupku pada ayah. Ayah memang baik, walau ia sedikit mengekangku, melarangku bersosialisasi dengan orang-orang yang bisa berlaku buruk padaku. Tapi kini ayah sudah meninggal, dan aku harus membiayai diri sendiri. Untungnya melalui Gerry, aku bisa mendapat pekerjaan ini dengan mudah, dan disini banyak teman-temanku sewaktu SMA.
Hanya saja, akhir-akhir ini ada hal aneh yang menimpa kantorku. Selama sebulan, ada dua orang meninggal. Yah, tak masalah sih jika saja mereka bukan rekan kerjaku dan tidak meninggal di gedung ini. Entahlah, rasanya seperti ada yang meneror kami.
Yang pertama adalah Bu Feni, ia adalah bosku. Orangnya tinggi dan cantik walau harus diakui dia sering sekali marah-marah padaku, juga agak sombong. Lalu Mara, ia juga cantik tapi kelakuannya seperti pelacur saja, terakhir dia memamerkan tas baru dari perancis yang membuat panas wanita seisi kantor, terakhir sebelum ia meni…